8  Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan serta Sifat dan Karakteristiknya

8 Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan serta Sifat dan Karakteristiknya

Selama ini, kerajinan tangan sudah menjadi keluarga besar manusia. Mulai dari jual beli, karya seni, fashion, hingga sebagai hiasan. Kemudian kerajinan tangan yang banyak dijumpai adalah seperti dompet, jaket, lukisan, hingga tas. Terdapat cukup banyak jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan. Di sini akan diulas mengenai jenis kulit tersebut yang sering digunakan manusia.

Seperti diketahui, sebenarnya masih banyak sekali bahan yang digunakan untuk kerajinan tangan. Mulai dari kulit hewan, tumbuh-tumbuhan, rotan, dan daun. Selain itu, masih ada juga bahan yang berasal dari daur ulang seperti plastik.

Namun di sini akan dibahas mengenai jenis kulit hewan yang digunakan sebagai kerajinan. Seperti bagaimana ciri dari kulit hewan tersebut hingga produk yang dihasilkan. Kemudian beberapa jenis kulit yang bisa digunakan sebagai bahan kerajinan yang sering dijumpai adalah kulit sapi, kulit ular, dan kulit buaya. Beberapa dari jenis kulit tersebut kebanyakan dipakai sebagai bahan pembuatan jaket.

Tidak usah berlama-lama, simak di bawah ini untuk mengetahui karakter dan daya tahan dari jenis kulit hewan. Simak terus untuk selengkapnya. 

8 Jenis Kulit Hewan Yang Dapat Dijadikan Bahan Kerajinan

1. Kulit Sapi

Jenis Kulit Sapi

Jenis kulit sapi merupakan bagian yang sering digunakan, salah satunya adalah pembuatan jaket. Hal ini dikarenakan kelebihannya yang berupa ukurannya lebih besar. Selain itu, terdapat sejumlah keunggulan yang lain, diantaranya :

  • Harga yang murah
  • Jumlah yang sangat banyak
  • Daya tahan yang sangat baik pada debu dan air
  • Karakter lebih baik, lebih tahan lama, dan lebih keras.

Tidak hanya itu saja, jaket kulit yang menggunakan kulit sapi memang didesain untuk aktivitas outdoor atau aktivitas berkendara. Bahkan jaket kulit sapi bisa melindungi dari pengaruh udara serta cuaca. Akan tetapi, pengguna harus membiasakan memakai kulit tersebut. Sebab ketika awal beli, jaket ini mempunyai sifat atau tekstur yang kaku.

2. Kulit Anak Sapi (Calfskin)

Sebenarnya kulit anak sapi mirip dengan kulit sapi. Akan tetapi kulit anak sapi mempunyai perbedaan yang mencolok, seperti memiliki permukaan yang halus, lebih lembut, dan memberikan rasa nyaman kepada pengguna.

Karakter dari jenis kulit ini adalah lebih berat dan tebal dibandingkan kulit domba atau kambing. Namun lebih tipis dan ringan daripada milik sapi. Maka dari itu, banyak orang yang mengatakan apabila kulit anak sapi merupakan perpaduan antara kulit domba dan sapi. Sehingga memberikan rasa ringan seperti domba atau lembut seperti kulit sapi.

3. Kulit Ular

Jenis Kulit Ular

Semua orang tahu bahwa kulit ular memiliki motif yang bermacam bentuknya. Sehingga bisa dibilang apabila kulit ular disebut paling eksotis. Hal ini dikarenakan kulit ular mempunyai tekstur yang tipis dan lembut. Akibatnya, bahan yang berasal dari ular tidak terlalu kuat. Selain itu, corak dari kulit ular sangat unik dan indah. Maka dari itu, kerajinan yang berasal dari kulit ular banyak diminati masyarakat.

Selama ini, kulit ular biasanya digunakan untuk kerajinan seperti dompet, tas, atau sepatu. Namun harga dari kulit ular cukup mahal. Anda harus mengeluarkan uang sebesar Rp 35.000 untuk per lembar kulit berukuran 5 cm hingga 10 cm.

4. Kulit Macan

Jenis Kulit Macan

Kulit macan juga menjadi incaran banyak orang yang dikarenakan sifatnya halus, lembut, dan kuat. Selain itu, jenis kulit ini juga sangat unik. Sebab kulit macan mempunyai motif garis loreng-loreng atau tutul-tutul bintik berwarna hitam.

Namun jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan ini memiliki harga sangat mahal. Bayangkan jika anda membeli kulit dengan ukuran 85 cm, uang yang harus dikeluarkan sebesar Rp 20.000.000. Bagaimana jika anda membeli kerajinan yang sudah jadi ? harganya bisa 2 kali lipat.

5. Kulit Domba

Jenis Kulit Domba

Seperti yang sudah dijelaskan pada jenis kulit anak sapi, bahwasannya kulit domba mempunyai tekstur yang halus dan ringan. Namun meski mempunyai sifat yang ringan dan halus, tekstur dari kulit ini sangatlah kuat. Jenis kulit domba ini sering ditemui digunakan untuk membuat jaket, baju, atau kerajinan lain. Kemudian harga dari kulit domba sendiri juga cukup mahal. Harganya berkisar antara Rp 31 hingga Rp 35.000 per kaki kuadrat.

6. Kulit Buaya

Jenis Kulit Buaya

Kulit buaya jika dijadikan sebagai bahan kerajinan, akan terlihat sangat mewah dan elegan. Hal ini dikarenakan jenis kulit ini mempunyai harga yang cukup mahal, berkisar antara RP 500.000 hingga Rp 1.000.000 per inci. Biasanya, jenis kulit ini digunakan sebagai bahan pembuatan sepatu, tas, baju, dan dompet.

7. Kulit Banteng

Jenis Kulit Banteng

Sebenarnya, tampilan dari kulit banteng hampir mirip dengan kulit sapi. Namun yang membedakan adalah, kulit banteng lebih tebal, kuat, dan berpola dibandingkan dengan kulit sapi. Jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan yang satu ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan jaket, karpet, sepatu, hingga permadani.

8. Kulit Kuda

Jenis Kulit Kuda

Dibanding dengan kulit sapi, jenis kulit kuda mempunyai tingkat kekakuan yang tinggi dan lebih durable. Kemudian tekstur dari kulit kuda adalah lebih berkilau dan lebih halus. Hal ini yang membuat pengrajin agak sulit untuk mengolah kulit kuda.

Sifat dan Karakteristik Bahan Kerajinan Dari Kulit Asli

Masyarakat memiliki alasan yang beragam dalam membeli produk kerajinan yang berasal dari kulit hewan. Salah satunya adalah daya tahan yang lama. 

Pada dasarnya, daya tahan kulit hewan dipengaruhi oleh hewan itu sendiri. Semakin besar ukuran hewan, maka hasilnya akan semakin berat dan tebal. Sehingga tidak heran apabila banyak orang yang menggunakan kulit sapi dengan karakter kaku dan tebal. Selain itu, terdapat beberapa contoh kerajinan lain yang memiliki karakter tebal dan berat. Mulai dari ikat pinggang, sarung tangan, topi, tas, sepatu, sandal, dan dompet.

Setelah anda mengetahui jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan, kini waktunya anda mengetahui sifat dan ciri dari bahan kulit hewan. Berikut diantaranya :

  • Tahan Panas

Jaket dengan bahan kulit, mampu atau tahan terhadap panas. Hal ini dikarenakan kulit bisa menahan panas dengan baik, sebab udara besar sudah berada di dalam material ini. Selain itu, udara sebagai konduktor yang panas dan buruk, membuat bahan kulit tahan terhadap panas.

  • Daya Regang Yang Bagus

Karakter dari kerajinan yang berbahan kulit adalah memiliki sifat merenggang yang baik. Selain itu, bahan ini juga tahan jika ditarik. Bahkan bahan kulit juga tahan terhadap abrasi mulai dari kondisi kering atau basah. Namun sebenarnya, semua itu tergantung dari jenis kulit hingga metode penyamakan. 

  • Sifat Elastis Yang Baik

Sifat dari kulit sendiri cenderung elastis, atau hampir sama dengan plastik. Namun kulit sendiri juga bisa dibuat menjadi lentur atau menjadi keras. Hal seperti ini tergantung dari kemampuan air dalam membasahi benda padat (wettability) dari serat kulit. Namun pada dasarnya, hal ini dipengaruhi oleh metode penyamakan.

  • Tahan Bahan Kimia

Kulit sendiri mempunyai daya tahan terhadap api atau panas. Selain itu, kulit juga tahan dari asam lemah atau alkali lemah. Pada dasarnya, asam dan alkali yang kuat bisa membuat kualitas kulit menurun. Akan tetapi, jenis kulit terbaik tidak akan terpengaruh oleh asam dan alkali lemah.

Dengan mengetahui jenis kulit hewan yang dapat dijadikan bahan kerajinan dan sifat serta karakteristiknya, membuat anda semakin yakin dengan kerajinan berbahan kulit hewan. Namun yang perlu digaris bawahi adalah, kulit hewan ini mempunyai karakter tersendiri, sehingga membuat harganya tak masuk akal.

Jika Anda ingin membeli kerajinan kulit asli berkualitas premium Anda bisa menemukannya disini darikulit.com atau Anda juga bisa membelinya melalui shopee.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
×

Daftar Isi