Genuine Leather Adalah ? Pahami Arti Genuine Leather yang Sebenarnya

Genuine Leather Adalah ? Pahami Arti Genuine Leather yang Sebenarnya

Genuine dapat diartikan ke dalam bahasa Indonesia sebagai asli. Maka ketika mendengar nama genuine leather, maka pasti Anda berpikir bahwa produk tersebut terbuat dari kulit asli. Tetapi benarkah genuine leather adalah kulit asli?

Sebenarnya pengertian genuine leather sebagai kulit asli tidaklah sepenuhnya salah. Tetapi sama seperti bahasa pemasaran pada umumnya, tidak disertakan syarat dan ketentuan berlaku pada produk ini. Padahal ada beberapa rahasia dibalik penamaan genuine leather, termasuk di dalamnya adalah kualitas dari bahan kulit jenis ini.

Genuine Leather Adalah Kulit Asli atau Bukan?

Kulit Asli

Kulit Asli

Jika ditanya benar atau tidak, tentu semua penjual akan mengatakan barang dengan genuine leather adalah kulit asli. Hal ini memang benar. Sebab genuine leather memang diambil dari kulit binatang, baik sapi, domba maupun binatang berkulit tebal lainnya.

Namun perlu Anda ingat bahwa ada tiga kategori dalam bahan kulit, yaitu kulit premium, semi premium dan kw. Genuine leather bisa dibilang sebagai kulit kw, sebab kulit ini merupakan jenis yang paling jelek kualitasnya dibandingkan dengan kulit lainnya.

Kualitas

Penyamakan Kulit Adalah Apa Ini Penjelasan dan Prosesnya

Sebagai bahan kulit yang diambil dari bagian paling jauh dari permukaan, maka tentu tekstur dari kulit ini sudah tidak lagi memperlihatkan serat alami binatang seperti pada full grain leather. Selain itu, genuine leather cenderung lebih tipis dan mudah sobek dibandingkan dengan full grain leather.

Jika dibandingkan antara full grain dengan genuine leather tentu terlalu jauh. Kualitas genuine leather ada di bawah full grain, namun bahan ini tetap bisa dipakai. Jadi jika Anda menemukan produk dari kulit namun harganya murah, belum tentu menggunakan kulit imitasi tetapi bisa jadi menggunakan jenis genuine leather.

Perbedaan Pure Leather dengan Genuine Leather

Pure Leather

Jenis kulit ini adalah jenis yang dihasilkan dari penyamakan kulit hewan. Ada tiga kategori dari pure leather yaitu full grain, corrected grain dan genuine leather. Kasta tertinggi dari pure leather adalah full grain, diikuti oleh corrected grain dan terakhir adalah genuine leather.  Nantinya tiap kategori juga akan dibagi lagi ke dalam kategori lainnya seperti dari kualitas kulit, sentuhan akhir dan lain sebagainya. 

Harga dari pure leather tentu lebih mahal dibandingkan dengan synthetic leather. Bau yang dikeluarkan juga sangat khas, berbeda dengan kulit sintetis yang mengeluarkan bau bahan kimia. Selain itu, pure leather pasti memiliki serat yang tidak sama antara lembaran satu dengan lainnya. Hal ini karena kulit binatang memang berbeda satu dengan lainnya.

Genuine Leather

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, genuine leather termasuk ke dalam pure leather namun dengan kualitas yang paling bawah. Produk ini lebih murah dan lebih terjangkau. Hanya saja tidak memiliki kekhasan dari bahan kulit, yaitu serat alaminya. Bahan ini juga dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan fashion, mulai dari sepatu hingga tas.

Atau jika dilihat dengan menggunakan tabel maka akan nampak seperti ini :

Pure Leather VS Genuine Leather

Cara Membedakan Kulit Asli dan Palsu

Harga

Cara pertama untuk membedakan kulit asli dan palsu yang paling mudah adalah dengan melihat harga. Jika produk yang ingin Anda beli dilabeli dengan kulit asli, apalagi jenis kulit asli, namun harganya sangat murah, bisa jadi produk tersebut palsu. Sebab, harga dari produk full grain umumnya dimulai dari harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. 

Serat Kulit

Produk dengan kulit asli pasti masih memiliki serat alami binatang yang cukup terlihat. Memang, kulit imitasi pun bisa menyamainya, namun serat asli pasti timbul tidak teratur, tidak seperti kulit imitasi yang pasti teratur.

Selain itu, tekstur kulit asli umumnya tidak rata begitu pula dengan warna yang dihasilkan. Hal ini karena setiap binatang memiliki karakter kulit yang berbeda. Jika Anda melihat produk yang dilabeli dengan kulit asli namun teksturnya rata dan presisi, maka bisa dipastikan produk tersebut menggunakan kulit imitasi.

Aroma

Walaupun sudah melalui beberapa tahapan, mulai dari penyamakan hingga finishing, namun kulit asli tetap memiliki bau binatang yang khas. Walaupun tidak lagi sekeras bau ketika masih menempel dalam keadaan hidup, namun bau tersebut masih ada dan sangat khas. Namun, bau ini akan hilang seiring dengan waktu.

Kulit imitasi juga memiliki aroma yang khas. Namun aroma yang dimaksud bukan aroma lemak seperti pada kulit asli, melainkan aroma bahan kimia. Satu bahan yang aromanya paling mendominasi adalah bau plastik atau karet. Aroma ini tidak bisa dihilangkan begitu saja, terlebih jika barang tersebut masih baru.

Tahan Api

Salah satu penyebab produk dari kulit binatang asli pasti berharga mahal karena awet, serta memiliki ketahanan yang tinggi salah satunya dengan api. Jika Anda ingin membuktikan keaslian suatu produk, maka Anda dapat menggunakan tes api.

Ambil bagian yang tersembunyi, misalnya di bagian pergelangan. Dekatkan nyala api ke permukaan kulit tersebut. Jika melepuh maka bisa dipastikan bahan baku produk tersebut adalah kulit imitasi. Hal ini karena kebanyakan kulit imitasi dibuat dari plastik yang pastinya tidak tahan dengan api.

Namun, jika permukaan kulit tidak terbakar dan hanya meninggalkan noda hitam saja, maka bisa dipastikan bahan yang digunakan adalah kulit asli. Anda tidak perlu kuatir dengan noda yang ditimbulkan tersebut. Anda dapat mengusapnya menggunakan kain lembut dan akan hilang dengan sendirinya. Atau ANda dapat mengoleskan minyak dan kemudian mengelapnya.

Pinggiran Kulit

Produk yang terbuat dari kulit asli pasti memiliki pinggiran yang tidak teratur dan cenderung berserabut. Hal ini bukan karena penjahitnya yang tidak teliti, namun memang demikian karakteristik dari kulit asli. Ketidaksempurnaan ini juga dapat digunakan sebagai pembeda antara kulit asli dengan imitasi. Jadi, sebaiknya, jika Anda melihat pinggiran produk yang dicap kulit asli tersebut memiliki pinggiran dengan potongan yang rapi, bisa dipastikan kulit tersebut adalah kulit pabrikan atau imitasi. 

Cek Label

Cara terakhir yang bisa Anda gunakan untuk mengecek keaslian produk kulit adalah dengan melihat label produk. Penjual dan pengrajin yang jujur akan memberikan label sesuai dengan bahan baku yang mereka gunakan. Baik itu full grain, pull up, nabati atau bahan lainnya. Cara ini paling mudah dilakukan karena bisa langsung terlihat tanpa harus bertanya pada penjual.

Genuine leather adalah kulit asli namun dengan kualitas yang tidak sebaik kulit premium. Walau demikian, jenis kulit ini lebih baik dibandingkan dengan kulit imitasi. Harganya pun lebih mahal dibandingkan kulit imitasi tetapi lebih terjangkau dibandingkan kulit asli. Beberapa pengrajin menggunakan bahan kulit genuine untuk menjangkau pasar yang lebih luas namun tanpa harus berbohong dengan keaslian kulit.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments