Crazy Horse Leather vs Full Grain, Mana Yang Lebih Baik ?

Crazy Horse Leather vs Full Grain, Mana Yang Lebih Baik ?

Dalam dunia fashion, bahan dari kulit sudah bukan barang baru. Namun ada banyak jenis bahan kulit dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, misalnya crazy horse leather vs full grain atau full grain vs embossed grain dan masih banyak lagi. 

Berbeda jenis kulit maka menghasilkan karakteristik yang berbeda. Dengan demikian, ketika memilih bahan untuk sebuah produk, juga harus menyesuaikan dengan karakteristik tersebut. Jika Anda adalah penyuka barang-barang dari bahan kulit, maka pengetahuan tentang bahan dasar ini juga harus Anda miliki. Hal ini berkaitan dengan cara perawatan agar barang-barang Anda tetap awet.

Perbedaan Crazy Horse Leather vs Full Grain

Proses Pembuatan Kulit

Proses Pembuatan Kulit

Meskipun bernama crazy horse, namun bukan berarti bahan ini pasti terbuat dari kulit kuda. Baik crazy horse leather maupun full grain, sama-sama diambil dari kulit sapi atau domba. Namun. tetap ada perbedaan di antara keduanya, yaitu dari proses pembuatannya.

Full grain adalah bahan kulit yang diambil dari bagian lapisan paling atas. Banyak orang menyebut bahan full grain sebagai bahan kulit asli. Hal ini disebabkan karena proses yang dilalui oleh full grain dari mulai kulit binatang hingga menjadi bahan baku produksi sangat pendek. Selain itu, tidak terdapat penambahan lapisan apapun ke atas bahan ini, sehingga masih alami. 

Sedangkan crazy horse leather merupakan bahan kulit full grain yang masih mengalami proses finishing dengan penambahan lilin khusus. Proses ini bertujuan untuk menutupi bagian full grain yang terdapat noda atau cacat. Atau bisa dibilang crazy horse berasal dari bahan full grain kelas dua yang diproses kembali. 

Kualitas dan Harga

Kualitas dan Harga

Full grain leather merupakan kasta tertinggi dari bahan kulit. Sebab bahan ini diambil dari bagian teratas sehingga serat kulit masih terlihat serta paling tebal di antara jenis kulit lainnya. Hal ini membuat harga full grain leather paling mahal di antara lainnya. Bahan full grain ini bahkan tidak bisa terbakar serta sangat tahan lama.

Sedangkan crazy horse memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan full grain. Hal ini karena kategori bahan crazy horse yang merupakan kelas corrected grain yang notabene adalah sortiran full grain yang masih ditambah lilin. Harga crazy horse leather hampir sama dengan pull up leather yang sama-sama berasal dari kategori corrected grain. 

Kualitas full grain memang lebih bagus dibandingkan dengan crazy horse. Namun, bukan berarti crazy horse leather tidak bagus ketika digunakan. Bahkan ada banyak produk fashion yang menggunakan crazy horse sebagai bahan bakunya. 

Tampilan Fisik

Tampilan Fisik

Kulit full grain adalah jenis kulit yang masih menonjolkan karakteristik alami. Hal ini membuat jenis kulit ini masih memperlihatkan serat kulit serta bau yang masih asli. Tanpa harus meregangkan bahannya, Anda sudah dapat melihat tekstur kulit asli yang sangat kentara.

Sedangkan crazy horse merupakan jenis kulit yang masih mengalami penambahan lilin. Jadi, serat alaminya sudah tidak begitu terlihat. Hal ini memang bertujuan agar kekurangan atau noda yang didapatkan dari proses pembagian kulit menjadi tersamar dengan lilin tersebut. 

Warna kulit full grain juga lebih gelap dibandingkan dengan crazy horse. Jika terkena sinar, bahan crazy horse akan lebih mengkilap, ini merupakan efek dari lilin yang ditambahkan. Permukaan crazy horse juga lebih halus namun teksturnya lebih kaku. Hal ini lah yang membuat crazy horse sering digunakan sebagai pelana kuda. Ini juga yang membuat bahan kulit ini dinamakan crazy horse atau saddle leather. 

Penyimpanan

Simpan Tersendiri

Semua produk dari kulit semakin lama akan semakin cantik. Begitu pula dengan produk dari bahan full grain maupun crazy horse. Hanya saja semakin lama disimpan, full grain akan semakin lama semakin gelap dan memperlihatkan serat alaminya. Hal inilah yang membuat pecinta produk kulit asli sangat menyukai jenis full grain. 

Sedangkan crazy horse ketika semakin lama usianya akan semakin memperlihatkan goresan yang sebelumnya ditutupi oleh lilin. Alih-alih terlihat jelek, malah tampilan ini membuat bahan crazy horse terlihat lebih classy dan vintage. Hal ini membuat para pecinta gaya retro dan nuansa jadul pasti akan menyukainya. 

Daya Tahan

Daya Tahan

Karena berasal dari lapisan terbaik, maka tentu full grain maupun crazy horse memiliki daya tahan yang tidak perlu diragukan lagi. Hanya saja tentu full grain memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan crazy horse. 

Seperti yang sudah sedikit dibahas di atas, salah satu cara untuk membuktikan keaslian sebuah produk kulit adalah dengan membakar bagian permukaan bahan. Jika tidak terbakar, maka pasti produk tersebut menggunakan bahan kulit terbaik. Bahan full grain juga tidak mudah sobek dan tidak mudah tergores.

Bahan crazy horse lebih rentan terhadap air, maka Anda harus menjauhkan produk fashion Anda dari air. Jika terkena air, maka keringkan dengan lap bersih. Baru nanti disikat menggunakan sikat lembut yang kering. 

Perawatan

Cara Perawatan Kulit Pull Up

Pada dasarnya, crazy leather dan full grain harus diangin-anginkan setiap kali selesai dipakai. Hal ini karena bahan kulit memang rentan berjamur dan berbau jika terkena air. Hanya saja, ketika menggunakan bahan full grain, Anda dapat membersihkan noda yang membandel dengan menggunakan lotion khusus kulit, atau juga dengan vaseline.

Hal ini sedikit berbeda dengan bahan crazy horse. Untuk membersihkannya, Anda harus menggunakan sikat kering dan halus. Bahan crazy horse juga lebih sukar dibersihkan ketika terkena noda, berbeda dengan bahan full grain.

Pemenang Crazy Horse Leather vs Full Grain 

Sebenarnya untuk membandingkan keduanya tentu bukan hal yang sesuai. Sebab keduanya memiliki karakteristik yang berbeda dan tentunya juga pasar yang berbeda. Baik crazy horse maupun full grain bisa digunakan untuk tas, sepatu, ikat pinggang dan lain sebagainya. Model yang bisa dihasilkan dari keduanya juga sangat beragam.

Maka semuanya kembali kepada preferensi Anda. Jika Anda menyukai kesan vintage dengan harga yang terjangkau, maka Anda dapat memilih produk yang menggunakan bahan kulit crazy horse. Namun, jika uang bukan masalah serta Anda menyukai tampilan asli dengan serat binatang yang tegas, Anda dapat memilih produk dengan bahan full grain.

Hanya saja tentu tekstur full grain yang berasal dari kulit sapi pasti berbeda dari kulit kambing, begitu pula dengan crazy horse. Pastikan Anda mengetahui jenis kulit tersebut sebelum memesan produk atau membuat produk. 

Selain itu, pilih pengrajin yang profesional serta sudah kerap membuat produk dari bahan full grain maupun crazy horse. Sebab, kedua bahan ini umumnya sangat sukar dijahit dan dibentuk maka tentu membutuhkan alat dan keterampilan khusus. 

Dengan mengetahui perbedaan crazy horse leather vs full grain, maka Anda dapat lebih mudah memilih bahan yang akan digunakan untuk produk fashion. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan perawatan yang benar, maka keduanya dapat terus digunakan dalam waktu yang lama.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments