Punya Tas dari Kulit ? Ini 12 Cara Merawat Tas Agar Tidak Mengelupas

Punya Tas dari Kulit ? Ini 12 Cara Merawat Tas Agar Tidak Mengelupas

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemilik tas kulit adalah lapisan tas yang mengelupas. Cara merawat tas agar tidak mengelupas perlu dilakukan dengan langkah khusus dan hati-hati. 

Bila perawatan tas kulit dilakukan sembarangan maka bukan hanya lapisan yang terkelupas, bagian lainnya juga bisa rusak. Dengan mengikuti tips berikut tas kulit akan awet dan penampilannya tetap kece.

Apa Saja dan Bagaimana Cara Merawat tas Agar Tidak Mengelupas ?

1. Hindari Tempat Lembab

Hindari Tempat Lembab

Langkah pertama merawat tas berbahan  kulit agar tidak mengelupas dan mengalami kerusakan lainnya adalah menyimpannya di tempat yang kering. Tempat yang lembab akan membuat lapisan tas kulit mudah terkelupas.

Selain itu, tempat yang lembab akan membuat tas berjamur. Bila bagian luar berjamur masih dapat dibersihkan, tetapi bila bagian dalam tas kulit berjamur akan sulit dibersihkan.

Simpan di dalam lemari kering yang ditutup rapat. Sebaiknya, simpan pada lemari dari plastik, kaca maupun besi untuk mencegah bagian dalam lemari lembab. Bila hanya memiliki lemari kayu pastikan ruangan benar-benar kering.

2. Segera Bersihkan Noda dan Jangan Dicuci

Segera Bersihkan Noda dan Jangan Dicuci

Begitu melihat noda menempel pada permukaan tas sebaiknya langsung bersihkan noda tersebut agar tidak mengering. Noda yang mengering akan sulit dibersihkan. Untuk membersihkannya harus menggunakan tenaga ekstra yang dapat merusak tas. 

Hilangkan kotoran dengan cara mengusapnya menggunakan tisu basah nonalkohol maupun kain bersih yang sudah direndam di dalam air. Bila noda sudah hilang maka segera keringkan menggunakan tisu maupun kain kering.

Jika bagian dalam yang kotor maka setelah dikeringkan jangan segera tutup resleting/kancing tas. Biarkan tas terbuka untuk mendapatkan udara. Jangan keringkan menggunakan mesin pengering maupun menggunakan hair dryer, biarkan kering karena angin. 

3. Gunakan Sikat yang Halus

Gunakan Sikat yang Halus

Bila terdapat noda yang agak sulit dibersihkan dengan tisu maupun kain maka dapat mencoba membersihkan menggunakan sikat yang halus. 

Rata-rata sikat cuci pakaian memiliki bulu yang kasar, sebaiknya gunakan sikat gigi anak-anak. Bila tidak menemukan sikat gigi anak-anak dapat menggunakan sikat pembersih lidah bayi.

4. Gunakan Lotion Khusus

Gunakan Sabun Cuci Khusus

Bila noda terlanjur kering dan sulit dibersihkan meskipun sudah membersihkannya dengan sikat maka gunakan lotion khusus untuk membersihkan noda.

Jika Anda kesulitan mencari lotion khusus untuk produk kulit anda bisa mendapatkannya di darikulit.com.

Jangan coba-coba untuk membersihkan sendiri menggunakan sembarang sabun cuci, apalagi sabun cuci bubuk karena memiliki kandungan yang sangat keras. Sabun cuci bubuk bahkan tidak disarankan untuk mesin cuci tabung 1 karena dapat merusak bagian mesin.

Jika mesin cuci saja bisa rusak akibat kandungan sabun cuci bubuk maka tas berbahan kulit hewan lebih mungkin rusak. 

5. Jangan Simpan Barang Pada Tas Kulit

Jangan Simpan Barang Pada Tas Kulit

Setelah bepergian, segera keluarkan barang-barang dari tas. Pastikan bila tidak ada barang yang tertinggal karena ditakutkan barang tersebut merupakan barang yang akan menimbulkan kotoran dan menyebabkan kerusakan pada tas.

6. Hindari Dari Bahan Kimia

Hindari Dari Bahan Kimia

Ketika akan bepergian pasti akan menggunakan serangkaian skin care dan make up. Begitu selesai berdandan jam tangan menyentuh body lotion, make up maupun skin care lainnya jangan langsung menyentuh tas yang akan dibawa bepergian.

Pastikan bahwa body lotion, body mist maupun produk-produk kecantikan berbahan kimia lainnya telah meresap ke tubuh maupun pakaian agar tidak menempel pada permukaan tas kulit. 

7. Hindari dari Cahaya Matahari Langsung

Hindari dari Cahaya Matahari Langsung

Tas kulit tidak boleh terkena cahaya matahari secara langsung karena akan membuat warnanya pudar dan lapisan luarnya sangat cepat mengelupas. Ini lah alasan kenapa saat mengeringkan tas kulit tidak boleh dijemur. 

Kulit hewan seperti kulit manusia, jika sering terpapar sinar matahari langsung maka akan rusak. Termasuk halnya tas berasal kulit hewan.

8. Lapisi dengan Kain

Lapisi dengan Kain

Banyak orang yang akan melapisi atau membungkus koleksi tas mahal mereka dengan plastik sebelum menyimpannya di dalam lemari. Tujuannya adalah untuk melindungi tas dari debu yang entah dari mana pasti akan menyelinap ke dalam lemari. 

Namun, untuk tas kulit sebaiknya jangn dilapisi dengan plastik.Plastik mudah meleleh. Jika suatu tas hanya digunakan sebulan sekali–dan tidak pasti–maka ia akan terbungkus plastik terlalu lama. 

Jika sampai plastik meleleh karena suhu di dalam lemari yang terlalu tinggi tentu saja akan merusak tas. Selain itu, plastik juga dapat menimbulkan jamur. Walaupun lemari benar-benar kering, tidak menutup kemungkinan akan timbul jamur.

Supaya tas di dalam lemari tidak penuh debu maka dapat dilapisi dengan kantong yang terbuat dari kain.

9. Bawa Make Up dengan Tas Lain

Bawa Make Up dengan Tas Lain

Merupakan hal yang lazim jika para wanita bepergian dengan membawa make up serta perlengkapan pribadi lainnya seperti parfum dan hand sanitizer. Bila akan menggunakan tas kulit, sebaiknya barang-barang tersebut jangan langsung dimasukkan pada tas.

Sediakan pouch khusus untuk membawa barang-barang tersebut kemudian simpan pouch ke dalam tas kulit. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari make up, parfum, hand sanitizer maupun barang lain yang tumpah agar tidak langsung mengenai tas dari kulit.

Bila benda-benda tersebut menyentuh tas kulit maka tas harus segera dibersihkan–padahal bisa jadi masih berada di luar rumah. Selain itu parfum dan hand sanitizer yang mengandung alkohol akan merusak tas dengan sangat cepat. 

10. Jangan Ditumpuk

Jangan Ditumpuk

Ketika menyimpan tas di dalam lemari maka setiap tas jangan ditumpuk karena dapat membuat tas di bawah maupun di belakang mendapatkan tekanan yang dapat merusak bentuk dan lapisan tas.

Bentuk tas akan berubah menjadi gepeng dan tidak simetris. Sedangkan lapisannya akan tergores sehingga mengelupas. 

11. Bersihkan Dua Minggu Sekali

Bersihkan Dua Minggu Sekali

Seperti yang sudah disebutkan pada cara merawat tas agar tidak mengelupas poin nomor delapan bahwa debu tetap bisa masuk ke lemari sehingga tas menjadi kotor. 

Supaya debu tidak mengerak maka koleksi tas di dalam lemari harus sering dibersihkan setidaknya dua minggu sekali.

Untuk membersihkan debu gunakan kain kering saja atau sulak. Tidak perlu menggunakan kain maupun tisu basah.  Ketika melakukan pembersihan rutin jangan hanya mengusap bagian luar, usap juga bagian dalam dan ganti kain pelindung.

12. Hilangkan Bau Tas dengan Baking Soda

Hilangkan Bau Tas dengan Baking Soda

Tas kulit yang jarang dipakai pasti bagian dalamnya akan bau apek. Bau apek tersebut dapat dihilangkan menggunakan baking soda. 

Dalam dunia memasak, baking soda memang tidak akan mengharumkan aroma masakan sebagaimana daun salam maupun kayu manis. Rupanya salah satu bahan pembuat kue dan roti ini dapat digunakan untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada benda lain.

Untuk menghilangkan aroma tidak sedap di dalam tas kulit maka masukkan semangkuk baking soda ke dalam tas (beserta dengan mangkoknya, jangan ditabur langsung ke dalam tas). Tutup rapat tas, diamkan selama seharian (24 jam). 

Di hari berikutnya buka tas dan keluarkan baking soda. Bau apek dan aroma tidak sedap lainnya akan berkurang.

Cara merawat tas kulit di atas juga dapat diterapkan untuk merawat dompet, sepatu, sandal, dan aksesoris lain berbahan kulit. Semoga dengan mengikuti langkah di atas tas kulit milik Anda awet dan penampilannya tetap elok hingga bertahun-tahun.

Jika Anda sedang mencari Tas kulit, sandal kulit atau produk kerajinan kulit lainnya yang berkualitas dengan harga bersaing Anda bisa membelinya di darikulit.com.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments