10 Cara Identifikasi Kulit Asli dari Tekstur, Bau, Hingga Seratnya

10 Cara Identifikasi Kulit Asli dari Tekstur, Bau, Hingga Seratnya

Memiliki tas dengan kualitas bagus akan membuat Anda terlihat classy atau berkelas. Bahkan, saat ini jika menggunakan tas kulit akan terlihat seperti orang kaya menggunakan barang mewah. Sayangnya, saat ini banyak yang KW sehingga Anda harus mengetahui ciri-ciri kulit sapi terlebih dahulu.

Pastinya akan berbeda kelihatannya maupun teksturnya saat Anda mengharapkan menggunakan kulit asli namun yang didapatkan adalah kulit sintetis. Ilmu ini wajib dimiliki agar tidak tertipu oleh penjual.

Mengidentifikasi Kulit Asli

Mengidentifikasi ciri-ciri kulit sapi yang benar harus dilakukan agar mendapatkan kualitas terbaik. Disarankan untuk membeli di toko terpercaya. Membeli di online adalah pilihan tepat saat ini. Oleh karena itu, kami merekomendasikan untuk membeli di darikulit.com.

Pada artikel kali ini, Anda akan mengetahui bagaimana mengidentifikasi kulit sapi asli. 

1. Membedakan Kulit Asli dengan Palsu

cara membedakan kulit asli dan palsu

Biasanya jika dijual di online – online maka toko tersebut tidak spesifik melakukan klaim untuk produknya bahwa terbuat dari kulit asli. Jika didalamnya terdapat label Handmade Material maka dapat dipastikan bahan yang digunakan adalah sintesis.

Bahkan ada produsen yang sengaja tidak memberikan label dikarenakan menutupi produknya tidak terbuat dari kulit asli. Berbeda dengan kualitas kulit asli, maka produsen biasanya akan memberikan label seperti di bawah ini.

  • Real Leather
  • Genuine Leather
  • Top/Full Grain Leather
  • Terbuat dari Produk Hewan

Oleh sebab itu, jika ingin membeli produk berbahan kulit ada baiknya Anda memastikan bagian labelnya yang biasa terletak di dalam, depan, atau samping produk. Dengan begitu Anda akan menjadi smart buyer.

2. Memeriksa Tekstur Permukaan

Memeriksa Tekstur Permukaan

Untuk memastikan ciri-ciri kulit sapi atau bahan kulit asli selanjutnya yaitu memeriksa bagaimana tekstur permukaan pori-pori atau kerikilnya.

Saat Anda menemukan bahan kulit asli maka saat ada cacatnya maka hal tersebut memang bagus. Bahkan, untuk potongannya acak serta unik sesuai dengan kulit sapi pada umumnya. Jadi tidak rapi atau terstruktur karena bahan yang seimbang seperti itu terbukti buatan mesin di pabrik atau kulit palsu.

Ciri-ciri yang bagus yaitu kulit akan memiliki goresan, sedikit kisut, serta terdapat kerutan pada permukaannya. Jika Anda belanja secara offline maka sangat mudah dilakukan pemeriksaan tekstur ini.

Jika Anda sedang berbelanja online maka memang lebih baik melakukan survey produsen terlebih dahulu. Semakin ahli produsen yang merancang maka akan lebih banyak produk dengan kualitas bagus yang dihasilkan.

3. Tekstur Saat Kulit Ditekan

Tekstur Saat Ditekan

Anda harus memastikan gambar ataupun kulit terlebih dahulu. Jika saat di foto dan kulit itu ditekan maka akan ada kerutan atau kerutan pada kulit tersebut. 

Berbeda dengan bahan sintetis yang jika ditekan maka teksturnya agak melesak. Bahkan saat dilepaskan tekanannya akan kembali pada bentuk dan kekakuan semula.

4. Mencium Bau Produk

Mencium Bau Produk

Memang ini hanya bisa dilakukan jika Anda berbelanja langsung ke tokonya. Namun, ini juga bisa dilakukan jika saat membeli online dan barangnya sudah datang untuk melakukan quality control agar saat tidak sesuai dengan pesanan maka bisa diretur atau dikembalikan.

Aroma dari produk kulit sapi asli tidak seperti bahan kimia maupun plastik. Kulit murni akan memiliki bau seperti kulit yang layaknya aroma tersebut seperti kulit.

Jika aromanya seperti plastik atau bahan kimia seperti cat maka bisa dipastikan bahwa produk tersebut adalah sintetis atau kulit palsu yang dibuat di pabrik-pabrik. Pastikan Anda yakin dengan bau yang sedang Anda cari.

5. Mengujinya dengan Api

Untuk identifikasi kelima ini tidak boleh Anda lakukan di toko karena akan menyinggung atau bahkan membuat kerusakan di toko tersebut. Metode ini baru bisa Anda gunakan jika memang sudah yakin bahwa kulit tersebut adalah asli.

Saat mengujinya dengan api maka harus menemukan celah yang tidak terlihat agar tidak merusak produk. Caranya adalah dengan mendekatkan api ke area yang telah ditentukan sekitar 5 hingga 10 detik saja.

Jika bahan terbuat dari kulit asli maka akan sedikit hangus kemudian memunculkan bau seperti rambut terbakar. Sedangkan jika bahan sintetis maka baunya akan seperti plastik yang sedang terbakar. Anda harus bisa memastikan kedua bau tersebut dengan baik.

6. Melihat Tepian Produk

Melihat Tepian Produk

Saat membeli produk Anda dapat memastikan secara langsung atau dengan melihat fotonya bahwa tepian kulit asli akan kasar. Berbeda dengan kulit sintetis yang tepiannya terlihat rata dan sempurna karena jika dibuat dengan mesin maka akan dipotong secara langsung oleh mesin.

Kulit asli pastinya memiliki lebih banyak serat dan banyak dijumpai di tepian produk sedangkan bahan sintetis tidak memiliki serat sehingga tepiannya akan rapi dan sempurna.

7. Melipat Bahan 

Melipat Bahan

Saat dilipat maka bahan akan berubah warna jika bahan tersebut adalah kulit asli sama seperti uji kerutan bahan. Selain itu, elastisitasnya sangat unik berbeda saat menekuk bahan sintetis yang akan lebih kaku dan lebih sulit untuk ditekuk.

8. Meneteskan Air Pada Produk

Meneteskan Air Pada Produk

Anda bisa meneteskan sedikit air pada permukaan produk maka akan terlihat perbedaan bahan asli dengan bahan sintetis. Jika bahan asli kulit sapi maka akan menyerap cairan tersebut dalam beberapa detik. Sedangkan untuk bahan sintetis hanya akan dilewati atau menggenang di permukaannya saja.

9. Harga Kulit Asli Sapi Harganya Mahal

Harga Kulit Asli Sapi Harganya Mahal

Sesuai dengan gengsi yang mewah dan berkelas, pastinya akan dibandrol dengan harga mahal. Apalagi jika terbuat dari kulit asli maka harganya akan lebih mahal. Biasanya untuk produk kulit ada beberapa perbedaan yaitu produk full kulit asli, semi kulit, dan kulit sintetis.

Untuk mencari produk dengan harga bersaing maka bisa mengunjungi darikulit.com. Anda akan mendapatkan produk berkualitas dengan harga yang mampu bersaing di pasaran. 

Produk yang berada di jajaran kulit asl akan memiliki tingkat ketahanan serta warna yang cantik. Namun, ada produk yang harus Anda ketahui yaitu kulit PU yang hanya berbahan kulit bagian dalam karena bagian luar sudah dibuang untuk menjaga kualitasnya.

Oleh sebab itu, saat ingin membeli produk dengan bahan kulit harus melihat macamnya serta harganya pasti berbeda-beda. Adapun jajaran kulit asli yaitu Full Grain Leather, Top Grain Leather, Genuine Leather, dan Bonded Leather.

Anda harus jeli ketika membelinya karena setiap jajaran akan memiliki harga yang berbeda-beda. Tergantung dari kualitas dan jenis kulit sapi yang digunakan.

10. Pentingnya Mengabaikan Warna

Pentingnya Mengabaikan Warna

Warna bukanlah sesuatu yang harus dipikirkan karena biasanya untuk membeli produk asli banyak orang yang beranggapan bahwa warna coklat cantik adalah bahan kulit asli. Sayangnya, bahkan kulit asli akan memiliki banyak warna dan bisa saja warna coklat cantik merupakan bahan kulit sintetis.

Produk dari kulit sapi bisa diwarna-warni sesuai keinginan. Bahkan ciri-ciri kulit sapi asli jika diberi pewarna akan mudah meresap. Sehingga Anda seharusnya lebih berfokus pada tekstur, bau, serta seratnya saat ditekuk atau ditekan sehingga mudah mengidentifikasi mana yang asli dengan sintetis.

Memilih produsen atau toko penjual produk bahan kulit harus terpercaya dan memiliki reputasi baik. Oleh sebab itu, Anda bisa mengunjungi website pembuat produk kulit terpercaya di darikulit.com. Anda juga bisa membelinya melalui Shopee, Lazada, Tokopedia & Bukalapak. Bisa dipastikan bahwa Anda akan mendapatkan customer experience berkesan.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments